Messi Tidak Bisa Disalahkan atas Insiden Horor Barcelona di Kandang Liverpool


BUENOS AIRES – Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Argentina, Mauricio PIneda, gusar dengan kritik yang tertuju ke kapten Barcelona, Lionel Messi, atas insiden horor di musim lalu. Insiden horror yang dimaksud adalah gugurnya Barcelona oleh Liverpool di semifinal Liga Champions.

Menurut Pineda, Messi tidak bisa disalahkan atas kegagalan Barcelona melangkah ke partai puncak. Sebagaimana diketahui, Barcelona menang 3-0 di leg I tetapi kalah 0-4 di kandang Liverpool, Anfield Stadium. Barcelona membuang keunggulan tiga gol begitu saja di Anfield.

Andrew Robertson vs Lionel Messi

Pada pertandingan di Anfield, Messi dinilai banyak orang tidak bisa mengangkat performa Barcelona sebagai kapten tim. Pemain berpaspor Argentina itu bahkan disebut terlalu malas untuk berlari mengejar bola pada pertandingan tersebut.

BACA JUGA: 3 Pemain Top yang Terkenal Mata Duitan, Siapa Saja?

Namun, Pineda tidak menilai demikian. Pineda menilai Messi sudah berjuang keras saat melawan Liverpool, terbukti dari dua gol yang dicetaknya pada leg I. Menurut Pineda, Barcelona akan bernasib berbeda jika Ousmane Dembela membuat gol keempat pada leg I. Akan tetapi, gol keempat tidak terjadi dan Liverpool mengambil keuntungan dari itu.

“Messi terus menjadi yang terbaik di dunia. Dia mencetak dua gol hebat melawan Liverpool, Dembele melewatkan peluang satu lawan satu dan Messi yang harus disalahkan? Jika saya adalah rekan setim Leo, saya akan masuk ke ruang ganti dan meminta pengampunan,” ujar Pineda, menyadur dari Sportskeeda, Jumat (22/5/2020).

Messi dan kawan-kawan bisa menebus kegagalan mereka pada musim ini. Barcelona berhadapan dengan Napoli di babak 16 besar Liga Champios 2019-2020. Saat bermain di kandang Napoli, Sao Paolo, Barcelona membawa pulang hasil imbang 1-1.

Itu merupakan modal bagus untuk leg II yang akan digelar di Camp Nou. Patut disayangkan, Liga Champions tengah ditangguhkan karena pandemi Virus Corona (COVID-19). Barcelona masih harus menunggu sampai kodisi aman, untuk bisa melanjutkan perjuangan mereka di Liga Champions.