[ad_1]
MUNICH – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, tak bisa menghindari dari kekecewaan yang mendalam kala timnya takluk dari Liverpool di Final Liga Champions 2018-2019. Bahkan saking kecewanya, Pochettino sampai mengurung diri di dalam kamar hingga 10 hari lamanya.
Laga final yang berlangsung di Spanyol pun membuat Pochettino langsung ingin cepat-cepat pulang. Setelah dua hari final berlangsung, pelatih berpaspor Argentina itu segera kembali ke rumahnya di Barcelona menggunakan kereta api.
Baca juga Barcelona Hampir Capai Kesepakatan dengan Zenit untuk Transfer Malcom
“Lusanya (setelah laga final), saya naik kereta api dari Madrid menuju ke Barcelona. Saya menghabiskan 10 hari di rumah saya dan tidak ingin keluar,” ungkap Pochettino, mengutip dari Marca, Selasa (30/7/2019).

“Ya, itu sulit karena Anda hampir menyentuh kejayaan. Keluarga saya mencoba mengangkat saya, tetapi mereka berada dalam situasi yang sama dengan saya,” tambah pelatih yang sempat bermain untuk Espanyol tersebut.
[ad_2]




