Liga Italia Pertimbangkan Sistem Playoff untuk Tentukan Scudetto 2019-2020

[ad_1]

LIGA Italia dilaporkan tengah mempertimbangkan sistem playoff untuk menentukan pemenang Scudetto pada musim ini. Langkah ini dianggap bisa menjadi solusi setelah wabah virus Korona membuat Liga Italia mengalami kacau balau.

Sejauh ini korban meninggal virus Korona di Italia meningkat dari 168 menjadi 631 pada minggu ini. Bahkan setidaknya ada 10.149 kasus di Italia yang terjangkit COVID-19. Akibat situasi tersebut, semua acara olahraga di Italia dibatalkan hingga 3 April 2020, termasuk Liga Italia.

San Siro

Hal itu pun membuat Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina memiliki tiga solusi untuk menentukan pemenang. Ketiga opsi tersebut adalah menetapkan Juventus sebagai juara karena memimpin klasemen semenetara, menggelar playoff, dan tidak ada juara sama sekali. Gravina pun menyatakan sistem playoff bisa saja diberlakukan karena untuk memberikan rasa adil kepada semua pihak.

Baca juga Liga Italia Berhenti Sementara Waktu, Ada Tiga Hal yang Mungkin Terjadi

“Kami berharap musim ini dapat berakhir sesuai rencana, karena jika kami melanjutkan pada 3 April, ada opsi-opsi tertentu untuk menebus permainan yang ditunda,” ungkap Gravina, mengutip dari Football Italia, Kamis (12/3/2020).

“Saya pribadi yang meluncurkan ide play-off dan play-out untuk membantu menghargai nilai-nilai kompetisi olahraga. Ini akan melibatkan empat tim teratas dalam play-off untuk Scudetto dan empat terakhir di play-out untuk memutuskan degradasi. FIGC kemudian akan mengusulkan kepada UEFA untuk siapa yang akan berpartisipasi dalam kompetisi Eropa musim depan,” tambahnya.

Apabila sistem playoff diberlakukan, maka empat tim teratas yang berhak tampil adalah Juventus, Lazio, Inter Milan, dan Atalanta. Sementara di bagian bawah, ada Genoa, Lecce, SPAL, dan Brescia yang akan berjuang untuk lolos dari tiga terbawah alias degradasi.

Okezonebola #tempatnyagilabola

[ad_2]