[ad_1]
TURIN – Eks gelandang Inter Milan, Dejan Stankovic, masih belum melupakan keberhasilannya membawa Nerazzurri –julukan Inter– meraih treble winner pada 2009-2010. Pria berpaspor Serbia itu menilai, tak mudah melakukan hal di atas. Bahkan, tim sebesar Juventus yang sudah menginvestasikan banyak uang pun belum mampu mengikuti jejak sukses Inter.
Musim 2009-2010 jadi musim yang luar biasa bagi Inter. Di bawah penanganan Jose Mourinho, Samuel Eto’o dan kawan-kawan menjadi yang terbaik di Liga Italia, Liga Champions dan Coppa Italia.

(Mourinho pelatih yang bawa Inter juara Liga Champions 2009-2010)
Keberhasilan menjadi jawara Liga Champions jadi hal yang paling spesial. Sebab, sedari fase grup Inter mesti bersusah payah. Bahkan jika mereka tidak menang atas Dynamo Kiev di matchday keempat Grup F Liga Champions 20109-2010, mereka takkan lolos ke babak 16 besar.
BACA JUGA: Zanetti Yakin Lautaro Martinez Bakal Punya Karier Panjang di Inter Milan
Saat itu hingga menit 85, Inter tertinggal 1-0. Beruntung di menit 86 dan 89, Inter membalikkan kedudukan lewat gol-gol yang dilesakkan Diego Milito dan Wesley Sneijder. Alhasil Inter menang 2-1 atas Kiev.
[ad_2]



