Klopp Sempat Bingung Liverpool Kalah Terus di Partai Final

[ad_1]

LIVERPOOL – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku bingung kenapa timnya kerap kalah di laga final. Hanya saja, tiap kali mengalami kekalahan di partai final, Klopp selalu mendapatkan saran yang sama dari orang lain, yakni diminta untuk melakukan perubahan.

Klopp ditunjuk sebagai pelatih Liverpool pada 8 Oktober 2015. Kala itu, Klopp menggantikan posisi Brendan Rodgers yang gagal mengangkat prestasi The Reds –julukan Liverpool. Hebatnya, di musim pertama menangani Liverpool, Klopp mengantarkan Roberto Firmino dan kawan-kawan bersaing di jalur juara.

Liverpool

Saat ini Klopp membawa Liverpool lolos ke final Piala Liga Inggris dan Liga Eropa 2015-2016. Hanya saja di kedua partai tersebut, Liverpool tumbang dari lawan-lawannya. Di Final Piala Liga Inggris, Liverpool kalah 1-3 dari Manchester City via adu penalti. Sebelumnya di waktu normal, skor sama kuat 1-1.

BACA JUGA: Buka-bukaan, Klopp Ngaku Takut Dipecat Liverpool

Kemudian di final Liga Eropa 2015-2016 yang dilangsungkan di markas Basel, Liverpool tumbang 1-3 dari Sevilla. Padahal, saat itu Liverpool sempat unggul lebih dulu via aksi Daniel Sturridge.

Kemudian, final ketiga dijalani Klopp bersama Liverpool pada 2017-2018. Saat itu di final Liga Champions 2017-2018, Liverpool dipertemukan dengan Real Madrid. Namun, lagi-lagi Liverpool kalah kali ini dengan skor 1-3.

“Kami tidak pernah berpikir untuk kalah di partai final dari Manchester City, Sevilla dan Real Madrid. Saat itu, banyak pakar mengatakan jika ingin sukses di partai final selanjutnya, saya mesti melakukan perubahan,” kata Klopp mengutip dari The Sun, Kamis (23/4/2020).

Pada akhirnya baru di final keempat dan kelimabersama Liverpool lah, Klopp meraih kesuksesan. Klopp membawa Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di final Liga Champions 2018-2019 dan Flamengo 1-0 di partai puncak Piala Dunia Klub 2019.

[ad_2]