Liga Italia 2019-2020 Dibatalkan jika hingga 14 Juni 2020 Tak Bergulir

[ad_1]

ROMA – Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, memberi angin surga pada Minggu 26 April 2020. Saat itu, Conte mengizinkan klub-klub Liga Italia untuk kembali menggelar latihan pada 4 Mei 2020, namun dengan aturan physical distancing yang ketat.

Kemudian baru pada 18 Mei 2020, Conte mengizinkan seluruh klub Liga Italia untuk berlatih secara kelompok, alias berlatih seperti biasanya. Hanya saja beberapa saat setelah ucapan Conte di atas, Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora mengeluarkan pernyataan yang berseberangan.

Juventus vs Inter Milan

Ia menilai, tidak ada jaminan klub-klub Liga Italia diizinkan kembali berlatih pada 18 Mei 2020. Bahkan Spadafora tidak menjamin Liga Italia 2019-2020 kembali dilanjutkan. Karena itu, Lega Serie A selaku operator kompetisi tengah melakukan negosiasi dengan pemerintah Italia.

Menurut laporan ANSA, Lega Serie A meminta kepastian kelangsungan kompetisi kepada pemerintah Italia. Masih menurut laporan ANSA, pemerintah Italia memberi tenggat waktu hingga 14 Juni 2020.

BACA JUGA: Puasa Ramadhan, Pjanic Berjemur Cari Vitamin D

Jika hingga tanggal tersebut kompetisi tak kunjung bergulir, Liga Italia 2019-2020 berpotensi dibatalkan. Andai kompetisi dibatalkan jelas merugikan klub-klub, mengingat mereka kehilangan sejumlah pemasukan, mulai dari penjualan merchandise hingga hak siar pertandingan.

Sejauh ini, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) telah menyusun protokol kesehatan bagi para pemain yang kemudian diberikan kepada Komite Ilimiah pemerintah Italia. Hanya saja kabarnya, protokol kesehatan yang dikeluarkan FIGC belum membuat Komite Ilmiah pemerintah Italia yakin untuk melanjutkan kompetisi.

Karena itu, menarik menanti keputusan akhir soal kelanjutan kompetisi. Terlepas dari itu, sebelum kompetisi ditangguhkan, Juventus duduk di puncak klasemen Liga Italia 2019-2020 dengan koleksi 63 angka. Setelah melalui 26 pertandingan, Juventus hanya unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua.

[ad_2]