[ad_1]
PARIS – Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Ander Herrera, mengungkap alasan sebenarnya kenapa mereka melakukan selebrasi semedi ala Erling Haaland kelar laga kontra Borussia Dortmund di leg II babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Herrera mengaku para pemain PSG melakukan tindakan di atas karena kesal dengan sikap yang dilakukan kubu Dortmund kelar leg I babak 16 besar Liga Champions yang dilangsungkan di Stadion Westfalen.
Saat itu, Die Borussen –julukan Dortmund– menang 2-1 atas PSG lewat brace (dua gol) yang dibuat Haaland. Kelar pertandingan, Jadon Sancho dan kawan-kawan bersorak sorai. Bahkan aksi provokatif yang dibuat akun Twitter Dortmund.

(Para pemain PSG saat menirukan selebrasi ala Haaland)
Saat itu mereka menulis tweet bernada sindiran: ‘Kami tidak membeli superstar, kami membuatnya’. Hal itu seakan-akan menyindir PSG yang doyan mendatangkan pemain berharga tinggi. Saat ini, dua pemain termahal di dunia dikuasai dua pemain PSG, yakni Neymar Jr yang berharga 222 juta euro (Rp3,58 triliun) dan Kylian Mbappe (Rp2,9 triliun).
BACA JUGA: Haaland Diminta untuk Pertimbangkan Tawaran Liverpool
Hanya saja, kekalahan di laga pertama dibalas tuntas oleh PSG tiga pekan berselang. Mentas di kandang sendiri pada leg II 16 besar, PSG menang 2-0 dan lolos ke perempatfinal lewat agregat 3-2.
[ad_2]



