Mantan Pelatih Sebut Lautaro Martinez Lebih Dewasa Sekarang

[ad_1]

ROSARIO – Diego Cocca menilai penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez telah berkembang jadi pemain yang lebih dewasa sekarang. Cocca menyatakan Lautaro telah menunjukkan dirinya berada di level pemain profesional, meski baru berusia 22 tahun.

Cocca merupakan mantan pelatih Lautaro di klub lamanya, Racing Club. Cocca yang sekarang melatih Rosario Central tidak pernah melupakan Lautaro, apalagi nama mantan pemain asuhannya itu sedang ramai diperbincangkan sekarang.

Lautaro Martinez (Foto: Twitter/@Inter_en)

Lautaro jadi bahan perbicangan karena penampilannya yang meningkat drastis bersama Nerazzurri –julukan Inter. Lautaro dibeli Inter dari Racing pada bursa transfer musim panas 2018. Pada musim debutnya, Lautaro tampil apik dengan catatan sembilan gol dan satu assist untuk Inter.

BACA JUGA: Inter Milan Wajib Pertahankan Lautaro Martinez jika Ingin Juara

Performa pemain berusia 22 tahun itu meningkat drastis pada musim 2019-2020. Lautaro sudah menorehkan 16 gol dan empat assist untuk Inter pada musim ini. Jika kompetisi tidak ditangguhkan karena pandemi Virus Corona (COVID-19), catatan gol dan assist Lautaro mungkin lebih banyak daripada sekarang.

Menilik pada performa Lautaro sekarang, Cocca melihat kedewasaan dari mantan pemain asuhannya itu. Cocca mengambil contoh dari sikap Lautaro yang selalu berusaha untuk memperbaiki kekurangannya. Padahal, kebanyakan pemain seusia Lautaro justru menutupi kelemahannya dan lebih menonjolkan kelebihan yang dimiliki. Menurut Cocca, Lautaro selalu berusaha untuk meningkatkan kualitasnya ke level lebih tinggi.

“Saya terkejut (pada perkembangan Lautaro). Tingkat kedewasaan, dia adalah pemain profesional, dia menafsirkan, dia mengerti, dia ingin melihat gambar (yang lebih besar soal permainan), untuk bekerja dengan kakinya yang lebih lemah, untuk mengerjakan segala sesuatu yang rumit baginya,” ujar Cocca, menyadur dari Sportskeeda, Rabu (6/5/2020).

“Kebanyakan para pemain pada usia itu mencoba menyembunyikan kekurangan mereka, tetapi dia hanya ingin meningkatkan. Di sana, kami mulai melihat bahwa dia akan melakukan sesuatu yang sangat penting,” pungkasnya.

[ad_2]