Besok, Dibahas Protokol Kesehatan Penyelenggaraan Liga Italia 2019-2020

[ad_1]

ROMA – Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, bakal mengundang sejumlah federasi olahraga, termasuk sepakbola (FIGC-Lega Serie A) pada Kamis (7/5/2020). Dalam pembicaraan nanti bakal dibahas protokol kesehatan yang mesti diterapkan jika kompetisi Liga Italia 2019-2020 kembali digulirkan.

Medio minggu lalu, Perdana Menteri Conte memberi angin segar kepada pencinta sepakbola Italia. Ia mengizinkan klub-klub Italia untuk kembali menggelar latihan di markas mereka masing-masing pada 4 Mei 2020.

Juventus

(Sesi latihan Juventus sebelum pandemi virus corona)

Hanya saja pada 4 Mei hingga 17 Mei 2020, sesi latihan digelar secara individu. Baru pada 18 Mei 2020, Conte mengizinkan klub-klub Liga Italia untuk berlatih secara berkelompok. Namun, Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora membuat pernyataan yang membuat pencinta sepakbola Negeri Pizza kembali pesimistis soal kelanjutan kompetisi musim ini.

Spadafora menyebut meski tim-tim sudah diizinkan kembali berlatih, bukan berarti Liga Italia 2019-2020 bakal dilanjutkan. Karena itu, kelanjutan Liga Italia 2019-2020 masih abu-abu.

BACA JUGA: Bek Lazio Tak Setuju Liga Italia 2019-2020 Dibatalkan

“Kami akan mengumpulkan sejumlah federasi, termasuk sepakbola bersama dengan Menteri Olahraga Vincenzo Spadafora. Kami akan mengumpulkan permohonan dari sejumlah federasi soal pemulihan kegiatan olahraga,” kata Conte mengutip dari Football Italia, Rabu (6/5/2020).

“Sejauh ini saya belum setuju dengan digelarnya kembali pertandingan sepakbola, namun kami akan mendengarkan saran dari federasi. Sejauh ini menteri olahraga sudah bekerja dengan baik. Karena itu, ada baiknya para stakeholder di sepakbola berperan aktif saat bertemu kami (pemerintah),” lanjut Conte.

Protokol kesehatan yang dibahas soal kepastian digelarnya pertandingan tanpa kehadiran penonton. Kemudian, larangan pemain untuk meludah, serta pemberian jarak tempat duduk di bench (bangku cadangan). Tentu harapannya virus corona segera berakhir, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa, plus sepakbola bisa bergulir kembali.

[ad_2]