BRESCIA – Perseteruan antara Mario Balotelli dengan Brescia meruncing. Super Mario disebut mengirim surat formal agar dipekerjakan kembali oleh Manajemen La Rondinelle. Selain itu, ia juga meminta gajinya untuk Maret 2020.
Seperti diketahui, Mario Balotelli sudah dipecat oleh Brescia karena dinilai indisipliner. Pemain berkebangsaan Italia itu ketahuan beberapa kali mangkir dari sesi latihan klub. Belum lama ini, ia ditolak masuk ke markas latihan klub akibat ulahnya tersebut.
Baca juga: Brescia Tolak Kedatangan Balotelli untuk Berlatih
Pengacara pribadi Presiden Brescia Massimo Cellino, Mattia Grassani mengatakan, klub sudah lelah dengan tingkah Mario Balotelli. Sebab, pesepakbola berdarah Ghana itu sudah tiga kali mengirim surat dan selalu dilakukan pada malam hari.
“Saya pikir Mario Balotelli adalah satu-satunya pesepakbola militan di top level Eropa yang memiliki keberanian membuat klub seolah lalai, lewat Perjanjian Kolektif, demi mendapatkan gaji penuh untuk Maret 2020, di tengah pandemi virus Corona serta aktivitas olahraga yang ditangguhkan,” ucap Mattia Grassani, seperti dimuat Football Italia, Jumat (12/6/2020).
“Lebih jauh, Brescia sudah lelah menghitung surat peringatan yang dikirim selalu pada malam hari oleh si pemain, dengan isi mengeluhkan diskriminasi terhadap dirinya yang dilarang latihan. Dalam 10 hari terakhir, dia selalu mengirim surat ketika kantor klub sudah tutup,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.
Aksi Mario Balotelli itu mendapat pembelaan dari sang agen, Mino Raiola. Menurutnya, wajar seorang pemain meminta haknya untuk mendapat gaji penuh. Sebab, selama tiga bulan terakhir, pemain berusia 29 tahun itu tidak dibayar sama sekali oleh Brescia.
[ad_2]
Kirim Surat ke Brescia, Balotelli Minta Gajinya Dibayar Penuh was last modified: June 12th, 2020 by MABOSWAY