Pernah Saling Mengalahkan, Kimmich Tak Peduli soal Head to Head PSG vs Bayern

[ad_1]

LISBON – Bek kanan Bayern Munich, Joshua Kimmich, tak peduli soal head to head antara timnya dengan Paris Saint-Germain (PSG). Menurutnya, sejarah pertemuan mereka pada masa lalu tidaklah penting jelang melakoni laga final Liga Champions 2019-2020.

Pada laga pamungkas yang mempertemukan PSG vs Bayern akan berlangsung di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB. Pertemuan tersebut bukan yang pertama karena kedua tim pernah saling bertemu pada Liga Champions musim 2000-2001 dan 2017-2018.

Bayern Munich

Berdasarkan catatan pertemuan tersebut, PSG dan Bayern pernah saling mengalahkan dengan masing-masing memegang dua kemenangan. Akan tetapi, tak harus melihat jauh ke belakang, pertemuan pada 2017-2018 menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan.

Secara skuad, PSG dan Bayern pada saat ini tak jauh berbeda dengan Liga Champions 2017-2018. Karena itu, pertemuan tersebut sejatinya bisa menjadi patokan tentang penampilan pada laga final dini hari nanti.

Baca juga Flick Sebut Permainan PSG Mirip dengan Barcelona, Akankah Bernasib Sama?

Pada pertemuan dua tahun lalu, PSG pernah mengalahkan Bayern Munich dengan skor 3-0 di Parc des Princes. Sementara pada markas Bayern, Allianz Arena, skuad Die Roten –julukan Bayern– mampu menang dengan skor 3-1.

Melihat hasil tersebut, sejatinya tergambar bahwa kedua tim cukup berimbang. Namun, Kimmich enggan melihat head to head tersebut sebagai patokan. Bahkan jika melihat dari sistem kepelatihan, kedua tim memiliki arsitek tim yang berbeda.

Karena itu, Kimmich yakin bahwa head to head bukanlah faktor utama untuk mendukung motivasi sebuah tim dalam memenangi laga. Ia ogah membuat perbandingan karena fokusnya pada saat ini bisa tampil baik dan memenangkan laga atas PSG di final Liga Champions 2019-2020.

“Skuad kami telah berubah sejak saat itu. Kami memiliki pelatih yang berbeda, seperti Paris. Saya pikir Thomas Tuchel bukan pelatih saat itu, tetapi saya juga tidak yakin,” ungkap Kimmich, mengutip dari laman resmi UEFA, Minggu (23/8/2020).

Bayern Munich

“Namun, sejak itu banyak hal telah berubah. Jadi saya rasa Anda tidak bisa melakukan terlalu banyak perbandingan,” tambahnya.

Sejauh ini, PSG dan Bayern sendiri memiliki penampilan konsisten sepanjang Liga Champions. Berbagai hasil fenomenal mampu diraih Bayern yang sejak 16 besar mampu menumbangkan tim-tim besar dengan skor telak. Sebut saja seperti Chelsea (agg. 7-1), Barcelona (8-2), dan Olympique Lyon (3-0).

[ad_2]