[ad_1]
LISBON – Laga Final Liga Champions 2019-2020 antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Bayern Munich diprediksi bakal berjalan sengit. Sebab, kedua kesebelasan sama-sama mengincar catatan sejarah pada laga yang digelar Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB itu.
Rumput hijau Stadion Da Luz di Lisbon, Portugal, akan menjadi saksi sejarah antara PSG vs Bayern Munich. Klub yang disebut terakhir mengincar treble winners kedua sepanjang sejarah, sedangkan Les Parisiens ingin merebut trofi Si Kuping Besar untuk pertama kali.
Adu taktik antara Thomas Tuchel vs Hans-Dieter Flick sangat menarik untuk dinantikan. Keduanya pasti akan meramu strategi terbaik demi membawa pulang piala. Sayangnya, kedua pelatih sama-sama dihadapkan pada kondisi kebugaran skuad.
Baca juga: Flick Punya Kapasitas Bawa Bayern Juarai Liga Champions 2019-2020

PSG masih menantikan kondisi terkini dari kiper Keylor Navas dan gelandang Marco Verratti. Peran keduanya sangat penting dalam membawa Les Rogue et Bleu pada babak-babak sebelumnya. Keylor Navas merupakan aktor penting di balik minimnya gol yang bersarang di gawang PSG.
Sejak babak grup hingga semifinal, PSG hanya kebobolan lima gol saja. Itu sudah cukup menjadi bukti kepiawaian seorang Keylor Navas. Andai masih belum fit, posisinya bisa diisi Sergio Rico. Soal formasi, Thomas Tuchel kemungkinan besar akan kembali memakai 4-3-3.
Pria asal Jerman itu sebetulnya gemar menggunakan formasi dasar 4-4-2. Namun, dalam dua laga terakhir di Liga Champions 2019-2020, PSG harus menghadapi lawan yang tampil agresif. Karena itu, Tuchel memilih mengorbankan formasi kesukaannya.
[ad_2]




