[ad_1]
TURIN – Kakak dari Cristiano Ronaldo, Hugo Dinarte Aveiro, disebut-sebut tengah menjalani pemeriksaan atas kasus penipuan produksi jersey sepakbola. Lewat perusahaan bernama Mussara, megabintang klub Juventus dan kakaknya itu dituduh melanggar perjanjian dengan pihak ketiga.
Melansir dari The Sun, Senin (6/12/2020), Mussara memesan jersey palsu sebanyak 13 ribu potong kepada pihak ketiga yakni perusahaan bernama Pegaso. Jersey tersebut diminta menampilkan logo CR7Museu dan Pegaso akan dibayar 500 ribu Euro (setara Rp8,5 miliar).
Ternyata, Mussara mengklaim tidak pernah memberikan izin kepada Pegaso untuk memproduksi belasan ribu potong seragam sepakbola tersebut. Mereka kemudian meminta seluruh jersey bermasalah itu kepada Pegaso dengan janji akan dihancurkan.
Baca juga: Cantiknya Georgina Rodriguez Kenakan Jersey Cristiano Ronaldo

Masalah kemudian muncul. Pegaso balik mengklaim melihat belasan ribu jersey palsu yang sama ternyata dijual seharga 40 Euro (setara Rp686 ribu) per potongnya di Museum Cristiano Ronaldo yang berada di Funchal, Madeira, Portugal.

Terang saja, Pegaso tidak terima dengan apa yang dilakukan Mussara. Mereka mengajukan gugatan terhadap Hugo Dinarte Aveiro yang bertindak sebagai direktur perusahaan. Kini, pria berusia 45 tahun itu tengah diselidiki atas dugaan penipuan.
Celakanya lagi, ribuan potong jersey palsu itu ternyata menyontek model milik sponsor apparel Juventus, Adidas. Karena itu, jersey sempat diminta oleh Mussara untuk dihancurkan. Namun, ternyata malah dijual di Museum CR7.
[ad_2]




