Man United Sudah Saatnya Panik

[ad_1]

MANCHETER Manchester United terpaksa keluar dari Liga Champions setelah mengalami kekalahan saat melawan wakil Jerman, RB Leipzig dalam laga terakhir Grup H Liga Champions 2020-2021. Skuad Ole Gunnar Soslkjaer mengakui keperkasaan pasukan Julian Nagelsmann dengan skor 3-2 di Stadion Red Bull Arena, Senin (9/12/2020) WIB dini hari.

Atas hasil itu, Man United akan bermain di Liga Eropa, kompetisi kasta kedua untuk klub-klub benua biru. Hal ini tidak sesuai yang diinginkan para pemain, termasuk Soslkjaer sendiri.


Foto/Reuters

Namun, meihat perfoma Man United di Liga Champions musim ini, mereka tampil perkasa pada laga-laga awal. Mereka menang saat bertandang melawan Paris Saint-Germain. Hanya saja kalah saat di kandang.

Baca juga: Man United Keluar Liga Champions, Ole Out Ramai di Medsos

Laga selanjutnya saat mereka menjamu Leipzig tak ada yang memperkirakan Man United akan menghancurkan wakil Jerman tersebut. Setan Merah meraih kemenangan dengan skor 5-0.

Man United sepertinya akan mudah melewati fase grup, namun mereka justru keok saat melawan wakil Turki, Istanbul Basaksehir. Man United baru menang saat menjamu Basaksehir di Old Trafford.

Dengan perolehan sembilan poin di laga kelima, Man United sebenarnya cukup bermain seri agar lolos ke babak 16 besar. Hanya saja mereka malah kalah dari Leipzig, dengan dua gol di menit-menit awal, yang kemudian berakhir dengan skor 3-2.

Itu baru di Liga Champions. Di Liga Inggris, penampilan Setan Merah juga biasa-biasa saja. Mereka bahkan sudah mengalami tiga kekalahan. Kalaupun menang, mereka harus susah payah setelah tertinggal lebih dulu.

Sejauh ini, ada empat laga yang dimenangkan Man United setelah kebobolan lebih dulu. Terakhir, mereka melakukan comeback saat melawan West Ham United yang berkesudahan 3-1.

Foto/Reuters

Man United untuk saat ini berada di posisi ke-6 Liga Inggris dengan meraih 19 poin, tertinggal lima poin dari san pemuncak Tottenham Hotspur. Setan Merah memang masih menyisakan satu laga sisa, tapi dengan performa yang sedang naik turun, sudah semestinya Man United panic. Setidaknya itu yang disarankan eks kapten mereka, Roy Keane.

“Saya menggaruk kepala saya pada pemain yang tidak memiliki antusiasme untuk sepakbola,” kata dia usai Man United kalah dari Arsenal di Old Trafford mengutip Mirror, Rabu (9/12/2020).

“Terkadang Anda mengatakan ‘tidak ada alasan untuk panik’. Tetapi hasil dan pertunjukan menyarankan Anda harus panik.”

“Saya tidak pernah melihat manajer yang berharap dapat memotivasi saya, itu datang dari dalam. Saya benar-benar khawatir tentang Manchester United sekarang.”

“Kurangnya energi, antusiasme, dan kualitas yang benar-benar kurang. Itu sangat mengkhawatirkan saya. Tidak ada kualitas, tidak ada ketenangan.

“Saya tidak melihat ada pemimpin di sana. Ada kekurangan kualitas yang nyata. Ada jalan panjang untuk klub ini,” pungkasnya.

[ad_2]