[ad_1]
ROMA – Keikutsertaan Juventus di Liga Italia 2021-2022 terancam. Menurut Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, Juventus tidak bisa tampil di Liga Italia musim depan jika masih berada di Liga Super Eropa.
Sebagaimana diketahui, sepakbola Eropa sempat gempar pada pertengahan April silam. Penyebabnya adalah Liga Super Eropa yang dibentuk oleh 12 klub elite Benua Biru.

Sebanyak 12 klub itu adalah Juventus, Inter Milan, AC Milan, Arsenal, Manchester United, Liverpool, Manchester City, Chelsea, Tottenham Hotspur, Atletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid. Liga Super Eropa merupakan tandingan dari Liga Champions yang berada di bawah naungan UEFA dan FIFA.
Polemik pun muncul karena UEFA, FIFA, dan beberapa federasi sepakbola di Eropa menolak Liga Super Eropa. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, bahkan mengancam akan menghukum klub dan para pemain yang berpartisipasi di Liga Super Eropa.
BACA JUGA: Bahagianya Fikayo Tomori Bisa Cetak Gol dan Bawa AC Milan Bantai Juventus
Tekanan dari berbagai pihak membuat satu per satu klub pendiri Liga Super Eropa angkat kaki dari kompetisi itu. Klub-klub Liga Inggris mengawali gerakan mundur dari Liga Super Eropa.
BACA JUGA: Juventus Dihajar AC Milan, Andrea Pirlo Ogah Cari Alasan
Sekarang, hanya tiga klub yang belum secara resmi mundur dari Liga Super Eropa, yaitu Juventus, Barcelona dan Madrid. Oleh sebab itu, Juventus kini mendapatkan tekanan dari FIGC untuk segera menarik diri dari Liga Super Eropa.
[ad_2]



