[ad_1]
MILAN – Nama Massimiliano Allegri muncul ke permukaan sejak dini hari tadi. Pelatih 52 tahun itu digadang-gadang akan menjadi suksesor Antonio Conte di Inter Milan. Conte dilaporkan Football Italia, Senin (3/8/2020), takkan lama lagi meninggalkan statusnya sebagai pelatih Inter.
Conte segera angkat kaki karena hubungan buruknya dengan manajemen Nerazzurri –julukan Inter. Lantas, jika benar Conte pergi, kenapa Allegri yang dipilih manajemen Inter? Setidaknya ada dua hal yang melatarbelakangi.

(Conte segera tinggalkan Inter Milan)
Pertama, Allegri memiliki hubungan yang baik dengan CEO Inter, Bepe Marotta. Sekadar informasi, Marotta merupakan sosok yang membawa Allegri ke Juventus pada 2014. Pernah dari 2014-2019, Allegri dan Marotta bekerja sama di Juventus. Saat itu, Marotta bertugas sebagai CEO Juventus, sedangkan Allegri duduk di kursi pelatih.
Kemudian, alasan kedua adalah status Allegri sebagai salah satu pelatih tersukses di Liga Italia. Semenjak menangani klub Liga Italia pada 2008-2009, Allegri telah memenangkan enam trofi Liga Italia.
Sebanyak lima trofi diraih bersama Juventus, sedangkan satunya lagi bareng AC Milan. Sekadar informasi, koleksi enam trofi membuat Allegri tercatat sebagai pelatih kedua tersukses di Liga Italia.
BACA JUGA: Baru Satu Musim di Inter Milan, Conte Samai Pencapaian Mourinho
Allegri saat ini hanya kalah satu trofi dari pelatih tersukses, yakni Giovanni Trapattoni. Karena itu, melihat DNA juara yang ada di dalam diri Allegri, tidak ada salahnya manajemen Inter menunjuk eks juru taktik Cagliari tersebut.
[ad_2]




