Bantu Ajax dan Monaco, UEFA Akan Ubah Aturan Liga Champions

[ad_1]

NYON – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, akan mengubah aturan atau memberi privilege bagi klub-klub yang tampil di Liga Champions. Pria asal Slovenia itu mengatakan, tim-tim yang lolos ke perempatfinal Liga Champions bakal mendapat jaminan untuk tampil di ajang yang sama musim depan.

Hal itu dilakukan Ceferin untuk melindungi tim-tim seperti AS Monaco, Leicester City dan Ajax Amsterdam yang kerap menjual pemain-pemain mereka setelah melaju jauh di Liga Champions. Ambil contoh Ajax di musim 2018-2019.

De Jong dijual Ajax

(De Jong dijual Ajax ke Barcelona)

Setelah lolos ke semifinal Liga Champions 2018-2019, mereka menjual pemain-pemain bintang mereka seperti Frenkie De Jong (Barcelona) dan Matthijs De Ligt yang selangkah lagi ke Juventus. Sebelummya di Liga Champions 2016-2017, AS Monaco melakukan hal yang sama.

Usai lolos ke semifinal, pemain-pemain mereka diboyong klub lain pada bursa transfer musim panas 2017. Kylian Mbappe digamit Paris Saint-Germain, Bernardo Silva diboyong Manchester City dan banyak lagi.

BACA JUGA: Rodri Bertekad Bantu Man City Juarai Liga Champions

Dalam pandangan Ceferin, menjual pemain dilakukan Ajax dan Monaco karena mereka tidak mendapat jaminan tampil di Liga Champions pada musim depannya. Padahal, tampil di Liga Champions merupakan target mereka, berhubung di sana Ajax dan Monaco dapat meraup banyak uang.

“Kami ingin melindungi tim-tim seperti Ajax, Monaco dan Leicester City. Ajax lolos ke semifinal dan kemudian menjual pemain-pemain mereka. Ajax melakukan itu karena mereka tidak mendapat jaminan bakal tampil di Liga Champions musim depan atau tidak,” kata Ceferin mengutip dari Sportbible, Jumat (5/7/2019).

Ceferin presiden UEFA

(Presiden UEFA Aleksander Ceferin)

“Saya tidak berpikir melindungi banyak klub. Saya pikir, kami hanya melindungi beberapa klub. Karena itu, kami akan membicarakan hal itu dalam pertemuan yang dilakukan pada 11 September,” lanjut Ceferin.

Saat ini, tim yang otomatis tampil di Liga Champions adalah klub yang berstatus juara bertahan. Karena itu, suatu keistimewaan jika lolos ke perempatfinal saja sudah mengamankan tiket mereka untuk tampil di Liga Champions pada musim depan.

[ad_2]