[ad_1]
PARIS – Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, tak bisa memendam kesedihan setelah timnya gagal menjuarai Liga Champions 2019-2020. Mereka takluk dari Bayern Munich dengan skor 0-1 di Lisbon, Portugal, Senin (26/8/2020).
Kekalahan ini jelas menjadi pukulan besar bagi PSG. Sebab klub raksasa asal Prancis itu telah mendambakan titel Liga Champions yang belum pernah mereka menangi. Proyek besar yang telah mereka siapkan selama bertahun-tahun pun masih menuai kegagalan.

Mantan pemain PSG yakni Kingsley Coman pun menjadi bencana besar bagi Bayern setelah mencetak satu-satunya gol di laga tersebut. Sementara sosok besar seperti Kylian Mbappe hingga Neymar Jr tidak sanggup berbuat apa-apa dalam laga tersebut.
Namun begitu, Al-Khelaifi mencoba menghibur diri. Meski memiliki kekecawaan besar, sang presiden mengaku bangga dengan kerja keras para pemain. Pasalnya tampil hingga babak final merupakan pencapaian tersendiri bagi PSG. Apalagi itu merupakan final pertama mereka di Liga Champions.
Baca juga 5 Alasan Messi Segera Lanjutkan Karier di PSG, Nomor 1 Bentuk Kombinasi Maut
“Kami sedih. Kami tidak lupa bahwa kami telah tampil hebat musim ini. Di final, kami kalah 1-0 namun kami bisa saja mencetak dua atau tiga gol,” ungkap Al-Khelaifi, mengutip dari RMC Sport, Senin (24/8/2020).
“Ini sangat nyaris. Saya sangat bangga kepada para pemain saya, kami mendapati musim yang luar biasa, turnamen yang hebat di sini. Kami telah mengerahkan segalanya untuk menjuarainya, namun inilah sepakbola,” tambahnya.
[ad_2]




