[ad_1]
TURIN – Gelar juara Liga Italia 2019-2020 akhirnya jatuh ke tangan Juventus. Kepastian tersebut didapat setelah Leonardo Bonucci dan kawan-kawan menumbangkan Sampdoria dengan skor 2-0, Senin 27 Juli 2020 dini hari WIB. Usai pertandingan, sang wakil kapten menyentil para pesaing timnya di Serie A.
Juventus sesungguhnya menjalani masa transisi pada awal musim Liga Italia 2019-2020. Pergantian pelatih dari Massimiliano Allegri ke Maurizio Sarri sempat membuat mereka limbung. Sebab, gaya main pria berusia 61 itu merupakan hal baru bagi skuad Si Nyonya Tua yang terbiasa dengan taktik pasif Allegri.
Lambatnya proses adaptasi berdampakan hingga Liga Italia 2019-2020 sempat ditunda akibat pandemi Covid-19. Kala itu, Juventus bersaing ketat dengan Lazio yang terpaut hanya dua poin di peringkat kedua. Namun, perlahan tapi pasti, Bianconeri bangkit usai lockdown.
Baca juga: Usai Juara Liga Italia 2019-2020, Bonucci: Juventus Siap untuk Tantangan Lainnya

Anak asuh Maurizio Sarri lantas merebut tujuh kemenangan dari 10 pertandingan terakhir. Di saat bersamaan, performa Lazio dan pesaing lain seperti Inter Milan fluktuatif. Puncaknya, gelar scudetto berhasil diamankan pada pekan 36.
Kemenangan 2-0 membuat koleksi poin Juventus di puncak klasemen menjadi 83, atau unggul tujuh angka dari Inter Milan di peringkat kedua. Dengan dua laga tersisa, selisih poin tersebut tak akan bisa dikejar oleh Nerazzurri.
Leonardo Bonucci mengakui, gelar juara Liga Italia 2019-2020 adalah yang paling sulit. Namun, scudetto kali ini juga terasa indah. Pemain berkebangsaan Italia itu langsung menyentil para pesaing yang disebutnya sempat mengungkapkan keyakinan merebut trofi dari tangan Juventus.
[ad_2]



