[ad_1]
MANCHESTER – Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, mengungkapkan pernyataan menohok kepada mantan timnya, yakni Chelsea, jelang berhadapan di final Liga Champions 2020-2021. Alih-alih punya kenangan indah bersama Chelsea yang pernah menjuarai Liga Champions pada musim 2011-2012, De Bruyne malah mengaku tak mengingat momen tersebut.
De Bruyne memang diketahui pernah menjadi bagian dari Chelsea pada 2012 hingga 2014. Tetapi, saat Chelsea menjuarai Liga Champions pada musim 2011-2012, gelandang asal Belgia itu tak berada dalam skuad.

Kala itu, De Bruyne tengah dipinjamkan Chelsea ke klub lamanya, yakni KRC Genk. Tak ayal, De Bruyne pun tak turut merasakan momen kegembiraan merayakan gelar juara Liga Champions bersama Chelsea.
BACA JUGA: Final Liga Champions 2020-2021 Manchester City vs Chelsea, Ini Rekor Pertemuan Guardiola vs Tuchel
Meski nasibnya saat di Chelsea tak sebaik saat berada di Man City saat ini, De Bruyne mengaku tidak memiliki pandangan buruk terhadap Chelsea. Dia tetap mendapat beragam hal yang berguna untuk mengembangkan kemampuannya sebagai pemain.
BACA JUGA: Penuh Tekanan di Final Liga Champions, De Bruyne: Menang Jadi Pahlawan, Kalah Dianggap Gagal
“Saya tidak ada di sana. Saya rasa saya tidak diundang. Sejujurnya, saya tidak terlalu ingat tentang itu. Terkait final Liga Champions, terkadang saya menontonnya, terkadang tidak. Itu bergantung pada situasinya. Saya tidak terlalu ingat tentang yang satu itu,” ujar De Bruyne, sebagaimana dikutip dari Goal Internasional, Sabtu (29/5/2021).
[ad_2]




