[ad_1]
TURIN – Pada bulan-bulan pertamanya membela Juventus, Matthijs de Ligt mendapat banyak kritik karena gagal menampilkan performa apik. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, bek berpaspor Belanda itu tampil semakin solid bersama Leonardo Bonucci di jantung pertahanan La Vecchia Signora.
Diakui oleh De Ligt bahwa kini ia merasa jauh lebih baik, secara mental maupun fisik. Apalagi, kini ia telah semakin memahami karakter-karakter dari barisan penyerang di Liga Italia (Serie A). Selain itu, De Ligt juga telah terbiasa dengan gaya sepakbola Italia yang penuh dengan taktik.
Baca juga: Sudah Dapatkan Arthur, Juventus Masih Inginkan Jorginho?

Mantan kapten Ajax Amsterdam tersebut tidak memungkiri bahwa para penyerang di Liga Italia sangat berbahaya. Terlebih lagi, setiap tim memiliki karakter penyerang yang berbeda, sehingga menyulitkannya dalam melakukan penjagaan.
Salah satu penyerang yang dianggap De Ligt paling berbahaya di Liga Italia adalah Romelu Lukaku dari Inter Milan. Sebab, Lukaku memiliki tubuh yang besar dan kuat, sehingga bisa melindungi bola dengan sangat baik. Meski demikian, Lukaku juga mampu bergerak cepat sehingga merepotkan pertahanan lawan.
“Saya merasa jauh lebih baik secara fisik, tetapi secara mental saya berada di tempat yang jauh lebih baik dan ini sangat penting untuk hal-hal berjalan dengan baik. Di sini di Liga Italia, ada banyak striker yang berbeda dan mereka siap,” ujar De Ligt, menyadur dari Football Italia, Jumat (3/7/2020).
[ad_2]



