[ad_1]
LISBON – Stadion Da Luz di Kota Lisbon, Portugal, membawa memori manis buat Angel di Maria. Di stadion berkapasitas 65 ribu tempat duduk itu lah, dirinya mengawali karier di Eropa bersama Benfica. Kelak di sana pula, Di Maria meraih trofi Liga Champions pertamanya.
Ya, Angel Di Maria seakan ditakdirkan memiliki memori-memori indah bersama Stadion Da Luz. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Benua Biru, pemain asal Argentina itu memilih bermain untuk Benfica. Ia membela As Aguias sepanjang 2007-2010.
Selama tiga tahun, Di Maria menyumbang tiga trofi, yakni satu Liga Portugal (2009-2010), dan dua Piala Liga Portugal (2008-2009 dan 2009-2010). Pada musim panas 2010, ia dibajak Real Madrid dan menghuni Stadion Santiago Bernabeu hingga 2014.
Baca juga: PSG ke Final Liga Champions 2019-2020, Di Maria: Kami Ingin Buat Sejarah!

Tiga tahun merumput di luar Da Luz, pada Mei 2014 Di Maria kembali ke sana. Ia berhasil mengantarkan Real Madrid meraih trofi Liga Champions 2013-2014 setelah menaklukkan Atletico Madrid. Kini, bersama Paris Saint-Germain (PSG), memori manis itu coba diulangi.
“Tentu saja itu akan sangat spesial dan penting buat saya. Ketika mereka mengubah venue Final Liga Champions ke Lisbon, saya mendapat perasaan aneh yang mengingatkan masa lalu ketika saya tinggal di sini selama tiga tahun serta betapa bahagianya selama di kota ini,” papar Angel di Maria, dikutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (22/8/2020).
“Lalu bisa mencapai final dan mencoba membuat sejarah dengan klub seperti PSG, saya menang di sini pada 2014 bersama Real Madrid, juga bisa bermain dari perempatfinal hingga final di Da Luz, sebuah kombinasi yang hebat,” imbuh pria berusia 32 tahun itu.
[ad_2]




