Dortmund Enggan Main Bertahan di Kandang Barcelona

[ad_1]

BARCELONA – Tekanan untuk meraih hasil positif saat menyambangi Stadion Camp Nou guna menghadapi Barcelona tidak membuat Borussia Dortmund gentar. Arsitek Die Schwarzgelben, Lucien Favre, sesumbar bakal bermain menekan dan menyerang meski tampil di kandang lawan.

Posisi Lucien Favre sendiri tengah digoyang isu pemecatan. Situasi tersebut terjadi setelah CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, memberi tenggat dua pertandingan ke depan kepada sang pelatih untuk menunjukkan tangan dinginnya.

Baca juga: Valverde Sudah Punya Cara Bawa Barcelona Menang atas Dortmund

Marco Reus gagal mengeksekusi penalti (Foto: UEFA)

Celakanya, salah satu pertandingan itu adalah melawan Barcelona pada matchday lima Grup F Liga Champions 2019-2020 di Stadion Camp Nou. Borussia Dortmund memang mampu mengimbangi Blaugrana ketika tampil pada matchday pertama di Stadion Westfalen, September 2019.

Anak asuh Lucien Favre bahkan nyaris menang andai Marco Reus mampu mengeksekusi penalti dengan baik. Meski kalah persentase penguasaan bola, Borussia Dortmund tampil menekan dan lebih efektif. Pola permainan itu coba dipertahankan saat kembali berjumpa Barcelona.

“Kami harus melakukan pekerjaan luar biasa besok (Kamis 28 November 2019 dini hari WIB), karena Barcelona adalah tim yang kuat,” tutur Lucien Favre, dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (27/11/2019).

“Kami punya banyak kesempatan untuk menang di kandang, bertahan, dan menekan dengan baik. Kami harus mengulangi penampilan itu besok,” pungkas pelatih berkebangsaan Swiss itu.

Lucien Favre tetap ingin bermain menyerang (Foto: UEFA)

Borussia Dortmund harus memetik poin dalam laga tandang tersebut demi menjaga kans lolos ke fase berikutnya. Apabila gagal meraup poin, nasib mereka akan ditentukan pada laga terakhir kontra Slavia Praha dua pekan kemudian. 

[ad_2]