Italia Wacanakan Pemberhentian Event Olahraga Selama Sebulan, Laga Juventus vs Lyon Kena Imbas

[ad_1]

ROMA – Kantor berita Italia, ANSA, mengklaim pemerintah Italia akan menghentikan event olahraga hingga sebulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona yang lebih besar lagi.

Italia menjadi negara Eropa yang penduduknya paling banyak terserang wabah virus korona. Bahkan terbaru, hanya dalam kurun 24 jam saja, ada 27 orang meninggal di Italia akibat virus yang biasa disebut COVID-19 tersebut.

Ludogorets

Total, sejauh ini sudah ada 79 orang di Italia meninggal dunia akibat virus korona. Karena itu, untuk mencegah penyebaran virus korona, sembilan laga Liga Italia mengalami penundaan dalam dua pekan terakhir. Terbaru, laga Juventus vs AC Milan yang sedianya digelar dini hari nanti juga ditunda.

BACA JUGA: Penyebab Laga Juventus vs AC Milan Alami Penundaan

“Tidak menggelar event apa pun dalam 30 hari ke depan, termasuk olahraga. Hal itu untuk mencegah adanya keramaian yang berpotensi menyebarkan virus korona. Sekadar informasi, jarak aman agar terhindar dari virus korona adalah menjaga jarak dengan orang lain sejauh satu meter,” tulis kantor berita ANSA, mengutip dari Football Italia, Rabu (5/3/2020).

Tidak hanya mengganggu pertandingan Liga Italia dan event olahraga lokal lainnya, kebijakan di atas juga otomatis mengganggu laga leg II babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 yang mempertemukan Juventus vs Lyon. Laga sendiri sedianya digelar di markas Juventus pada Rabu 18 Maret 2020 dini hari WIB.

Akan tetapi karena adanya instruksi di atas, laga Juventus vs Lyon berpotensi digelar di tempat netral atau luar Italia. Sebelumnya, presiden Lyon Jean Michel Aulas sudah mengapungkan wacana agar laga Juventus vs Lyon dilangsungkan di tempat netral.

[ad_2]