[ad_1]
TURIN – Juventus akhirnya telah menemukan pengganti Maurizio Sarri yang sudah dipecat sebagai pelatih utama klub berjuluk Bianconeri itu pada Sabtu 8 Agustus 2020 kemarin. Pengganti Sarri itu adalah mantan pemain mereka, yakni Andrea Pirlo.
Penunjukan Pirlo sebagai manajer dari tim Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan iut jelas sangatlah menarik. Sebab Pirlo bakal memimpin tim tersebut dengan tanpa memiliki pengalaman sama sekali menangani klub sepakbola.
Pirlo sebenarnya memang baru akan memulai dunia kepelatihannya pada musim 2020-2021. Sebab pada akhir Juli 2020 kemarin Pirlo ditunjuk Juventus untuk menangani tim Juventus U-23 yang tampil di Serie C atau divisi ketiga dari kompetisi sepakbola Italia.
Akan tetapi, pada kenyataannya rencana itu berantakan gara-gara Sarri dipecat oleh Juventus usai gagal membawa klub tersebut melaju ke perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Juventus yang kalah agregat 2-2 dari Olympique Lyon itu harus rela gugur ketika kompetisi masih di babak 16 besar.
Baca Juga: Juventus Resmi Tunjuk Andrea Pirlo sebagai Pelatih Baru

Dengan kondisi yang tak pasti itu pada akhirnya Juventus memilih Pirlo yang benar-benar orang baru di dunia kepelatihan. Menurut banyak pihak, khususnya media-media di Italia, dipilihnya Pirlo karena Juventus ingin mengikuti jejak Real Madrid yang sebelumnya menunjuk Zinedine Zidane.
Sebab ada kesamaan di antara Pirlo dan Zidane. Mereka sama-sama gelandang yang sangat cerdas dan mantan pemain klub yang mereka pimpin kali ini. Pirlo pun terjun ke dunia kepelatihan di usia yang muda, yakni 41 tahun dan Zidane juga mengawali kariernya sebagai juru taktik di usia 40 tahun.
Dengan segala persamaan itu, menurut laporan dari Football Italia, Minggu (9/8/2020), Presiden Juventus, Andrea Agnelli berharap Pirlo bisa meraih kesuksesan seperti yang dirasakan Zidane bersama Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ada satu hal yang dilupakan Agnelli terkait Zidane dan Pirlo.
[ad_2]




