Juventus Tampil Seadanya Bersama Sarri, Legenda Bianconeri Rindu Allegri

[ad_1]

TURIN – Pesepakbola legenda Juventus, Angelo Di Livio, kurang puas dengan performa Bianconeri –julukan Juventus– racikan Maurizio Sarri. Bahkan karena kurang puas dengan performa Juventus musim ini, Di Livio merindukan sosok juru taktik si Nyonya Tua dalam kurun 2014-2019, Massimiliano Allegri.

Sarri ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada musim panas 2019 untuk menggantikan posisi Allegri. Ketika dipercaya menangani Juventus, tidak ada prestasi gemilang yang dicetak Sarri sebagai pelatih. Semenjak bekerja sebagai pelatih pada 1990, satu-satunya trofi prestisius yang diraih adalah membawa Chelsea memenangkan trofi Liga Eropa 2018-2019.

Maurizio Sarri

(Sarri dinilai Di Livio belum mampu bawa Juventus bersaing di papan atas)

Hanya saja, presiden Juventus Andrea Agnelli tetap ngotot mendatangkan Sarri karena berharap pelatih 61 tahun itu membuat Miralem Pjanic dan kawan-kawan tampil atraktif. Di bawah asuhan Sarri, Juventus memang dominan di hampir semua pertandingan.

BACA JUGA: Dipepet Lazio, Legenda Kritik Performa Juventus

Namun, hasil yang didapat Juventus tak selalu baik. Terbukti di Liga Italia 2019-2020, meski memuncaki klasemen dengan koleksi 63 angka, Juventus hanya unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua. Sementara di Liga Champions, Juventus di ambang terpental karena kalah 0-1 dari Lyon di leg I babak 16 besar.

 

Kondisi itu jarang diterima Juventus ketika masih ditangani Allegri (2014-2018). Di bawah arahan Allegri, Juventus sangat dominan di Liga Italia, terbukti dengan raihan lima trofi Liga Italia secara beruntun.

Sementara di Liga Champions, Juventus hanya satu kali tersingkir di 16 besar, tepatnya pada 2015-2016 dari Bayern Munich. Sisanya, Juventus melaju lebih dari perempatfinal, bahkan pada 2014-2015 dan 2016-2017 Gianluigi Buffon dan kawan-kawan menembus partai puncak.

“Saya menghargai Allegri, saya lihat ia sangat mirip Marcello Lippi. Allegri sangat penting bagi Juventus saat ini. Meski begitu, saya mendoakan Sarri sukses bersama Juventus. Saya harap ia mengerti bagaimana cara membentuk tim juara,” kata Di Livio yang membawa Juventus juara Liga Champions 1995-1996, mengutip dari Sportskeeda, Kamis (28/5/2020).

[ad_2]