Liga Italia 2019-2020 Bisa Berakhir Tanpa Juara

[ad_1]

ROMA – Kompetisi Liga Italia 2019-2020 rencananya akan digulirkan lagi mulai 20 Juni. Seluruh 20 tim peserta sepakat untuk merampungkan musim ini dan telah mendapat restu dari FIGC serta pemerintah. Meski begitu kemungkinan lain, bisa saja terjadi.

Protokol kesehatan yang diterapkan di Italia sejatinya sangat ketat. Sehingga, jika ada pemain atau staf yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19), maka orang tersebut harus menjalani karantina selama 14 hari. Tidak hanya itu, para pemain dan staf pelatih yang tak terinfeksi pun harus diisolasi di kamp pelatihan selama 14 hari.

Baca juga: Hadapi Juventus di Semifinal Coppa Italia 2019-2020, Milan Siapkan 2 Formasi

AC Milan vs Juventus

Kondisi tersebut tentunya akan menghambat keberlangsungan penyelenggaraan liga. Maka dari itu, jika ada seorang saja pemain atau staf yang dinyatakan positif, maka kemungkinan besar kompetisi Liga Italia 2019-2020 akan kembali ditangguhkan.

Menurut laporan dari Football Italia, Sabtu (6/6/2020), sebanyak 20 perwakilan tim peserta mengadakan pertemuan majelis untuk membahas rencana FIGC guna menentukan nasib musim 2019-2020 jika terjadi penangguhan lainnya.

Sebanyak 16 tim memilih tidak ada pemenang gelar dan degradasi jika kompetisi kembali ditangguhkan. Akan tetapi, hal itu hanya akan terjadi jika belum ada keputusan secara matematis. Sementara itu, empat tim lainnya memilih abstain. Keputusan akhir terkait hal ini diharapkan akan dibuat saat pertemuan FIGC berikutnya pada hari Senin.

Jika melihat kondisi saat ini, sangat besar kemungkinan Liga Italia 2019-2020 tak memiliki juara dan tim yang didegradasi. Sebab, persaingan di papan atas dan bawah terbilang ketat. Terlebih lagi masih ada 12 giornata yang harus dimainkan.

[ad_2]