Lyon Tak Perlu Takut Lihat Ganasnya Lini Serang Bayern

[ad_1]

LISBON – Tidak ada yang meragukan keganasan lini depan Bayern Munich sepanjang musim 2019-2020. Die Roten tercatat sudah mengemas 155 gol di semua kompetisi. Pelatih Olympique Lyon, Rudi Garcia, berharap anak asuhnya tidak perlu takut melihat catatan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Olympique Lyon akan menghadapi Bayern Munich pada Semifinal Liga Champions 2019-2020, Kamis 20 Agustus dini hari WIB di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal. Jalannya pertandingan diprediksi timpang karena FC Hollywood tampil superior pada laga terakhir kontra Barcelona.

Juara lima kali Liga Champions itu bahkan tidak sekadar menyisihkan Blaugrana, tetapi juga menorehkan luka yang amat mendalam. Lionel Messi dan kawan-kawan dihabisi dengan skor memalukan 8-2 di Stadion Da Luz, Portugal, pekan lalu.

Baca juga: Bayern Sudah Tahu Cara Bongkar Pertahanan Lyon

Bayern Munich libas Barcelona 8-2 (Foto: Twitter/@FCBayernEN)

Ganasnya lini depan Bayern Munich menjadi topik pertanyaan terhadap Rudi Garcia pada konferensi pers jelang bentrokan. Pria berpaspor Prancis itu mengaku hanya satu cara jitu menghentikan lini depan skuad arahan Hansi Flick, yakni bertahan dengan baik dari aspek mental.

“Solusi untuk menghentikan Bayern adalah bertahan dengan baik mulai dari aspek mental. (Man) City mencetak lebih dari 100 gol di Liga Inggris, jadi Anda tidak perlu terlalu banyak melihat statistik,” papar Rudi Garcia, sebagaimana dimuat laman resmi UEFA, Rabu (19/8/2020).

“Jika Anda melakukannya, kita lebih baik diam di hotel saja dan menonton pertandingan dari sana. Kami yakin betul dengan kemampuan kami untuk membuat lawan kesulitan,” sambung pria berusia 54 tahun tersebut.

Lawan OL sebelumnya, Man City, memang tidak kalah mengerikan dibandingkan Bayern Munich. Skuad racikan Pep Guardiola itu sukses mengukir 145 gol di semua kompetisi pada 2019-2020. Namun, lini depan The Citizens bisa diredam dengan baik oleh Jason Denayer dan kawan-kawan di belakang.

Rudi Garcia berharap kepercayaan diri yang didapat dari dua laga sebelumnya akan dibawa anak asuhnya ke lapangan hijau. Bagi klub seperti Les Gones, menapaki babak semifinal saja sudah merupakan pencapaian tersendiri. Apalagi, mereka berhasil menyingkirkan dua tim besar.

“Sangat bagus bisa berada di semifinal. Ini sudah menjadi pencapaian besar buat kami dengan menyingkirkan klub-klub besar itu,” sambung pria berusia 56 tahun tersebut di situs resmi klub.

“Bagaimana pun juga, kami belum memenangi apa pun. Dua kemenangan sebelumnya akan memberikan kami tambahan kepercayaan diri dan menyadarkan bahwa kami bisa melakukan hal-hal hebat di lapangan,” tutup mantan pelatih AS Roma itu.

[ad_2]