[ad_1]
MILAN – Stadion San Siro yang berada di Kota Milan sedang ramai dibicarakan. Sebab, stadion yang memiliki kapasitas hingga 80.000 penonton itu direncanakan bakal direnovasi demi memberi pemasukan tambahan kepada Inter Milan dan AC Milan, dua klub yang bermarkas di sana.
Saat ini, perwakilan Inter dan Milan terus melakukan komunikasi. Kemudian pada awal April 2019, keduanya baru akan duduk bersama membicarakan kelanjutan proyek di atas. Pemilik Inter Zhang Jindong memiliki prioritas untuk bertahan di Giuseppe Meazza (nama lain dari San Siro).
Bertahan yang dimaksud di sini ialah, stadion akan direnovasi total layaknya Allianz Stadium milik Juventus saat ini. Sebelumnya, Allianz Stadium merupakan Stadion Delle Alpi. Stadion tersebut pun direnovasi, dari yang awalnya memiliki kapasitas hingga 69.000 penonton, dikurangi menjadi 41.000 penonton saja.

(Stadion Allianz tampak dari dalam)
BACA JUGA: Patrick Cutrone Tak Pernah Punya Rencana Tinggalkan AC Milan
Hal yang sama juga akan diperlakukan kepada Stadion San Siro. Stadion San Siro yang mampu menampung hingga 80.000 penonton, akan dikurangi kapasitasnya menjadi 60.000 penonton saja. Akan tetapi, fasilitas yang ada akan jauh lebih modern ketimbang saat ini.
Sementara itu, Milan memiliki opsi lain. Opsi lain yang dimaksud adalah membangun stadion baru, bukan di San Siro. Menarik jika dua opsi di atas terealisasi. Sebab, Inter dan Milan akan sama-sama memiliki stadion baru, dan tidak saling ketergantungan seperti saat ini.

(Stadion San Siro tampak dari luar)
Renovasi Stadion San Siro sendiri rencananya akan dimulai pada 2020 dan diharapkan rampung dua tahun setelahnya. Diharapkan, The New San Siro sudah dapat dimaksimalkan untuk kompetisi 2022-2023.
(Ram)
[ad_2]



