Meski Ngaku Fans Inter, Giampaolo Takkan Pergi dari Milan


MILAN – Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo, mengaku takkan meninggalkan klubnya saat ini meski pernah mengidolai rival sekota Rossoneri –julukan Milan– yakni Inter Milan. Juru taktik berusia 52 tahun itu juga takkan meninggalkan Milan, meski tim yang kini ditanganinya itu mendapat hasil minor di awal Liga Italia 2019-2020.

Giampaolo yang mengaku sebagai fans Inter hingga usia 10 tahun itu belum mampu mendongkrak prestasi Milan. Hingga Liga Italia 2019-2020 memasuki pekan keenam, Rafael Leao dan kawan-kawan tertahan di posisi 16 dengan koleksi enam angka.

Marco Giampaolo

Bahkan pada tiga laga Liga Italia terkini, Milan selalu kalah. Tepatnya Milan tumbang 0-2 dari Inter, Torino (1-2) dan Fiorentina (1-3). Akibat serangkaian hasil buruk di atas, posisi Giampaolo sebagai pelatih Milan disebut-sebut dalam posisi bahaya.

BACA JUGA: Pemain AC Milan Idolai Cristiano Ronaldo, Kenapa?

Jika Milan kembali kalah saat bertandang ke markas Genoa pada Minggu 6 Oktober 2019 dini hari WIB, bukan tak mungkin pelatih kelahiran Swiss itu akan terdepak dari jabatannya. Eks pelatih Milan dalam kurun 2010-2014, Massiiliano Allegri disebut-sebut siap menggantikan posisi Giampaolo.

“Kami telah bekerja keras. Kami selalu berlatih setiap jam 8 pagi. Anda bilang kami tetap mendapatkan hasil buruk meski telah bekerja keras? Kami akan menemukan solusinya dalam waktu dekat,” kata eks pelatih Sampdoria itu, mengutip dari Football Italia, Jumat (4/10/2019).

AC Milan

“Apakah saya akan mundur? Tidak akan pernah! Pergi berarti saya menyerah dan saya takkan menyerah. Saya sempat mendukung Inter hingga usia 10 tahun. Namun, saya bukan kuda trojan. Kami tidak digaji untuk bermain buruk kontra Genoa,” tutup Giampaolo.