Pelatih AC Milan Justru Senang Bakal Hadapi 3 Lawan Berat

[ad_1]

FERRARA – Jadwal berat menghadang AC Milan pada tiga giornata ke depan di Liga Italia 2019-2020. Akhir pekan ini, I Rossoneri bakal menjamu Lazio di Stadion San Siro. Setelahnya, berturut-turut mereka akan tandang ke Turin guna menghadapi Juventus, dan terakhir menjamu Napoli. Meski berat, pelatih Stefano Pioli menganggap laga-laga tersebut sungguh mengasyikkan.

Dua dari tiga calon lawan AC Milan merupakan pesaing scudetto Liga Italia 2019-2020, yakni Lazio dan Juventus. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan bisa saja menentukan peta persaingan sebelum Lazio dan Juventus bertemu pada pekan 34 di Stadion Allianz, Turin.

Baca juga: SPAL vs Milan Berakhir 2-2, Pioli Kecewa Rossoneri Banyak Buang Peluang

AC Milan diimbangi SPAL (Foto: AC Milan)

Stefano Pioli mengakui, ketiga laga tersebut bakal berlangsung sulit bagi tim asuhannya. Namun, pertandingan-pertandingan tersebut juga bakal mengasyikkan. Sebab, AC Milan dinilai punya kualitas untuk melukai ketiga lawan berat tersebut.

“Ketiganya adalah pertandingan yang sulit, tetapi juga mengasyikkan, karena kami memiliki kualitas untuk melukai tim-tim tersebut,” papar Stefano Pioli usai laga kontra SPAL, dikutip dari Football Italia, Kamis (2/7/2020).

AC Milan sendiri mendapat hasil mengecewakan usai diimbangi SPAL 2-2 di Stadion Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Tambahan satu poin itu membuat Il Diavolo Rosso terpaku di peringkat tujuh dengan nilai 43 sekaligus menghambat ambisi masuk zona Eropa.

Laga melawan Napoli menjadi kans terbaik mengecilkan jarak dengan I Partenopei di peringkat enam. Anak asuh Gennaro Gattuso saat ini unggul dua angka dari AC Milan dengan satu laga di tangan. Stefano Pioli berharap timnya bakal finis di atas Napoli dan juga AS Roma yang nangkring di posisi lima.

“Saya berharap pada akhir musim, posisi kami lebih baik dari peringkat tujuh, karena (kualitas) kami tidak jauh berbeda dengan Napoli dan Roma. Kami masih kehilangan sesuatu yang bisa memberikan kemenangan dan memenangi laga yang seharusnya dimenangkan,” tutup pria berusia 54 tahun itu.


[ad_2]