[ad_1]
TURIN – Maurizio Sarri telah resmi dipecat oleh Juventus pada Sabtu 8 Agustus 2020 malam WIB. Pemecatan itu menyusul kegagalan Sarri dalam membawa Juventus lolos ke babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020.
Seperti yang diketahui, pada hari yang sama namun saat dini harinya Juventus melakukan pertandingan penting melawan Olympique Lyon di leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020. Pada laga tersebut Juventus pun sebenarnya berhasil menang 2-1, namun karena agregat skornya menjadi 2-2 dan Lyon unggul dalam gol tandang, maka klub asuhan Sarri itu harus gugur.
Baca Juga: 5 Pelatih Langsung Didekati Juventus untuk Gantikan Sarri, Siapa Saja?

Kegagalan itulah yang tampaknya menjadi alasan para petinggi Juventus langsung memecat Sarri tak berapa lama pertandingan melawan Lyon tersebut berakhir. Tak hanya gagal di Liga Champions, kekalahan di final Coppa Italia 2019-2020 dari Napoli juga disinyalir menjadi alasan Juventus memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka dengan pelatih asal Italia tersebut.
Tentu banyak orang yang kaget dengan kabar pemecatan Sarri tersebut. Namun, ada juga yang tidak karena sejak awal banyak pihak yang justru sudah mengira Sarri memang akan dipecat Juventus jika gagal membawa klub tersebut lolos ke perempatfinal.
Salah satu orang yang tak kaget dengan kabar pemecatan Juventus itu adalah Alessio Tacchinardi. Menurut mantan penggawa Juventus tersebut, sejak awal ia justru sudah merasa tempat Sarri memang bukanlah di Bianconeri.
[ad_2]




