[ad_1]
TURIN – Andrea Pirlo tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan Juventus sejak ditunjuk menjadi pelatih. Hal itu wajar karena Pirlo pernah menjadi pemain La Vecchia Signora –julukan Juventus– pada 2011-2015.
Pirlo bisa dikategorikan sebagai salah satu legenda Juventus. Ia adalah bagian dari skuad Juventus yang mengawali dominasi Bianconeri di Liga Italia. Pirlo jadi jenderal lapangan tengah Juventus saat meraih empat trofi Liga Italia beruntun.

Pirlo kemudian pindah ke New York City sebelum akhirnya pensiun pada 1 Januari 2018. Setelah pensiun, Pirlo meniti karier sebagai pelatih tetapi ia baru mendapatkan pekerjaan saat ditunjuk Juventus untuk melatih tim U-23.
Kurang-lebih sebulan setelah itu, Pirlo langsung naik pangkat dengan melatih tim senior Juventus. Ia ditunjuk tidak lama setelah Bianconeri memecat Maurizio Sarri. Juventus memutuskan hubungan kerja dengan Sarri setelah kegagalan di Liga Champions musim lalu.
BACA JUGA: Pirlo Yakin Dybala Bakal Punya Kontribusi Lebih Musim Depan
Penunjukkan itu mengejutkan banyak orang karena Pirlo minim pengalaman melatih. Juventus adalah tim profesional pertama yang dilatih Pirlo. Ada tantangan besar menanti Pirlo pada musim ini tetapi ia siap menghadapinya karena telah mengenal seluk-beluk Bianconeri.
“Saya segera menemukan diri saya nyaman (di Juventus). Saya kenal semua orang yang bekerja di sini. Itu pasti sangat membantu,” ujar Pirlo, menyadur dari Football Italia, Jumat (4/9/2020).
[ad_2]




