SPAL vs Milan Berakhir 2-2, Pioli Kecewa Rossoneri Buang 39 Peluang

[ad_1]

FERRARA – Hasil imbang 2-2 antara SPAL vs AC Milan sungguh disesalkan oleh Stefano Pioli. Juru taktik I Rossoneri itu kecewa karena timnya mengalami kemunduran dari segi hasil. Belum lagi, Hakan Calhanoglu dan kawan-kawan dinilai terlalu gegabah di mulut gawang lawan.

Berlaga di Stadion Paolo Mazza, AC Milan tidak menyangka tuan rumah tampil mengejutkan. SPAL bahkan mampu unggul 2-0 saat babak pertama berakhir. Kendati demikian, anak asuh Luigi Di Biagio harus bermain dengan 10 orang sejak menit 43 usai kartu merah Marco D’Alessandro.

Baca juga: Dramatis, Laga SPAL vs AC Milan Berakhir 2-2

AC Milan diimbangi SPAL (Foto: AC Milan)

Unggul jumlah pemain membuat AC Milan mampu tampil dominan. Il Diavolo Rosso tercatat melepaskan hingga 39 tembakan sepanjang 90 menit pertandingan. Sayangnya, dari puluhan tembakan itu, hanya sembilan percobaan saja yang mengarah ke gawang.

Stefano Pioli jelas kecewa melihat anak asuhnya hanya mampu mengambil satu poin yang diwarnai keberuntungan. Sebab, kapten Francesco Vicari mencetak gol bunuh diri pada injury time babak kedua. Ia menilai, hal itu sebagai sebuah kemunduran.

“Ini adalah kemunduran dari segi hasil karena kami ingin melanjutkan tren kemenangan. Sayangnya, kami kebobolan dari situasi bola mati dan gol indah Sergio Floccari,” tutur Stefano Pioli usai pertandingan, dilansir dari Football Italia, Kamis (2/7/2020).

Terkait dengan banyaknya peluang terbuang, pelatih berkebangsaan Italia itu yakin anak asuhnya bisa lebih efektif dan efisien di mulut gawang. Stefano Pioli merasa kecewa karena timnya tidak menyadari betapa waktu sungguh sempit untuk mengejar defisit dua gol dengan membuang peluang.

“Ketika SPAL bermain dengan 10 orang, kami terlalu gegabah dan tidak menyadari hanya ada sedikit waktu untuk membalikkan keadaan. Kami tidak cukup tajam di mulut gawang, terlalu terburu-buru di sepertiga akhir. Itu pendekatan yang bagus, tetapi kami bisa lebih baik dalam hal teknik dan presisi,” pungkas pria kelahiran Parma itu.


[ad_2]