Suporternya Hina Balotelli, Lazio Didenda Rp308 Juta

[ad_1]

MILAN – Operator Liga Italia menjatuhkan denda cukup besar kepada Lazio terkait ulah suporternya di Stadion Mario Rigamonti saat laga tandang menghadapi Brescia. Denda sebesar 20 ribu Euro (setara Rp308 juta) dijatuhkan karena Laziale terbukti menyanyikan lagu bernada diskriminatif terhadap Mario Balotelli.

Suporter Lazio dikenal sebagai salah satu pelaku tindakan rasisme di Italia. Mereka tidak segan menunjukkan dukungan kepada paham fasisme dan Nazi Jerman di Stadion Olimpico. Tindakan itu sering merugikan klub yang dimiliki oleh Claudio Lotito tersebut.

Mario Balotelli mencetak gol pertama Liga Italia di tahun baru (Foto: Reuters)

Baca juga: Klasemen Sementara Liga Italia 2019-2020 hingga Pekan Ke-18, Inter dan Juventus Bersaing Ketat

Laga antara Brescia vs Lazio sempat tertunda selama beberapa menit setelah terdengar nyanyian bernada diskriminatif dari arah tribun yang ditempati suporter tim tamu. Menyadari perilaku tidak baik dari suporternya, Lazio langsung mengeluarkan pernyataan resmi.

“Seperti biasanya, Lazio memisahkan diri dari perilaku diskriminatif yang dilakukan kumpulan penggemar dalam jumlah kecil saat pertandingan melawan Brescia. Klub sekali lagi mengecam pelanggaran yang tidak dibenarkan tersebut dan menegaskan niat untuk menuntut mereka yang mengkhianati gairah olahraga serta merusak citra klub,” bunyi pernyataan resmi Lazio, dikutip dari BBC, Kamis (9/1/2020).

Logo klub Lazio (Foto: Wikipedia)

Denda terhadap Lazio tidak berhenti sampai di situ. Melansir dari laman Football Italia, Gli Aquilotti dijatuhi denda senilai 2000 Euro (setara Rp30,8 juta) atas tindakan lain dari suporternya, yaitu melempar botol plastik ke arah lapangan pertandingan.

Otoritas Sepakbola Italia sudah meminta kepada perangkat pertandingan untuk segera menyerahkan bukti terbaru guna memutuskan apakah sanksi tambahan dibutuhkan atau tidak. Serie A juga akan bekerja sama dengan pihak klub Lazio untuk mengidentifikasi suporter yang melakukan pelanggaran tersebut.

[ad_2]