Juventus Disingkirkan Lyon, Kakak Ronaldo: Kamu Tetap yang Terbaik!

[ad_1]

TURIN – Kegagalan Juventus melangkah ke Perempatfinal Liga Champions 2019-2020 membuat Cristiano Ronaldo murka. Namun, sang kakak Elma Aveiro, coba menghibur adik bungsunya itu. Ia menyebut CR7 tetaplah pemain terbaik di dunia.

Sebagaimana diketahui, langkah Juventus dihentikan Olympique Lyon pada 16 besar Liga Champions 2019-2020, Sabtu 8 Agustus dini hari WIB. Si Nyonya Tua memang menang dengan skor 2-1 pada laga tersebut. Agregat memang imbang 2-2, tetapi Les Gones unggul produktivitas gol tandang.

Cristiano Ronaldo sendiri sudah berupaya keras untuk menjadi pahlawan bagi timnya dengan mencetak dua gol. Sayangnya, upaya keras itu belum cukup karena Juventus harus menang dengan skor 3-1 untuk lolos dari babak 16 besar.

Baca juga: Sejak Kedatangan Ronaldo, Juventus Sangat Tergantung pada CR7 di Liga Champions

Cristiano Ronaldo mengemas dua gol di laga tersebut (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Usai pertandingan, pemain asal Portugal itu terlihat murka dan langsung melepas kostum Juventus yang dikenakan. Kemarahan itu terkesan wajar karena dirinya memang berambisi meraih trofi Liga Champions bersama Bianconeri. Sang kakak coba menghibur adiknya itu lewat unggahan di akun Instagram.

“Kamu masih yang terbaik. Saya bangga melihat Anda bermain dengan penuh dedikasi. Sayangnya, Anda tidak bisa melakukan semua sendirian. Itu tidak mungkin,” tulis Elma Aveiro di akun Instagram @elma_official, Minggu (9/8/2020).

“Anda tahu sepakbola memang seperti itu. Akan tetapi, Anda harus berpikir sudah melakukan yang terbaik di lapangan. Anda masih yang terbaik,” sambung perempuan berkebangsaan Portugal itu.

Hasil tersebut langsung menimbulkan gejolak di tubuh Juventus. Pelatih Maurizio Sarri dicopot dari jabatannya, tidak sampai 24 jam setelah tersingkir. Kendati mempersembahkan scudetto Liga Italia 2019-2020, catatan tersebut dianggap belum cukup.

“Juventus mengumumkan Maurizio Sarri telah diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih tim utama. Klub ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih yang telah menuliskan halaman baru dalam sejarah klub dengan membawa gelar juara kesembilan beruntun,” bunyi pernyataan resmi Juventus.

Maurizio Sarri dipecat hanya semusim setelah ditunjuk sebagai pengganti Massimiliano Allegri pada 2019. Sama seperti pendahulunya, pelatih berusia 61 tahun itu dinilai gagal memberikan prestasi terbaik bagi Juventus di latar Eropa.

Sejumlah nama mulai dikaitkan sebagai suksesor. Namun, ada satu nama yang mencuat sebagai kandidat utama, yakni Mauricio Pochettino. Pasalnya, pria asal Argentina itu tengah menganggur sehingga negosiasi bisa berlangsung lebih cepat.


[ad_2]