Dievakuasi Menggunakan Rantis, Persebaya Tak Hadiri Sesi Jumpa Pers Setelah Laga

[ad_1]

Onlinefitnessprofits.com, Surabaya – Persebaya menelan kekalahan perdana di kandang dalam Shopee Liga 1 2019. Tim Bajul Ijo takluk dengan skor 2-3 dari PSS Sleman dalam laga pekan ke-25 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa sore (29/10/2019).

Situasi stadion jadi mencekam karena Bonek, suporter Persebaya, masuk ke lapangan setelah laga berakhir. Mereka mengirim protes dengan merusak beberapa fasilitas stadion.

Berdasar informasi yang diterima Onlinefitnessprofits.com, pemain, jajaran pelatih, dan manajemen Persebaya langsung dievakuasi. Mereka meninggalkan Stadion Gelora Bung Tomo dengan menaiki rantis dan diamankan pihak kepolisian.

“Informasinya seperti itu, pulang menaiki kendaraan rantis,” kata Nanang Prianto, media officer Persebaya, kepada wartawan.

Akibatnya, tak ada sesi konferensi pers yang dilakukan oleh kubu Persebaya. Padahal, di ruang media, wartawan sudah menunggu, namun tidak ada perwakilan pelatih atau pemain yang hadir.

Ini menjadi kali pertama Persebaya tidak hadir dalam konferensi setelah pertandingan. Situasi memang memaksa tim meninggalkan stadion lebih cepat karena amarah Bonek.

PT Liga Indonesia Baru, operator kompetisi, telah mengatur ketentuan itu dalam Regulasi Liga 1 2019 tertuang di Pasal 38 ayat 3 yang berbunyi:

“Pelatih kepala dan 1 orang pemain yang bermain di pertandingan wajib menghadiri konferensi pers setelah pertandingan (post-match press conference) yang diselenggarakan di stadion dan dimulai selambat-lambatnya 15 menit setelah pertandingan berakhir.”

“Media officer dari kedua klub yang bertanding, harus memastikan kehadiran pelatih kepala dan salah satu pemain. Tidak diperbolehkan untuk menghadirkan personel lain dalam post-match press conference.”

[ad_2]